PERKUAT LAYANAN KESEHATAN: RSUD SOEKARNO BABEL TERIMA KUNJUNGAN LAPANGAN TIM WORLD BANK, AIIB, ADB, IsDB, DAN KEMENTERIAN KESEHATAN RI

8 Juni 2026
2 Menit Baca
Detail
Detail
Detail
Detail
Detail
Detail

Merawang, BANGKA – RSUD Dr. (H.C.) Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (RSUD Soekarno Babel) menerima kunjungan lapangan dari Tim World Bank, Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), Asian Development Bank (ADB), dan Islamic Development Bank (IsDB) yang didampingi oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pertemuan Malaria Center (Malcen), Senin (08/06/2026). 

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau pelaksanaan Proyek Indonesia Health Systems Strengthening (IHSS)-Strengthening Indonesias Healthcare Referral Network (SIHREN) serta melakukan penilaian terhadap kesiapan RSUD Soekarno Babel dalam menerima alat dan dukungan penguatan fasilitas kesehatan. Penilaian mencakup aspek perizinan, infrastruktur fisik, utilitas pendukung, sistem pengelolaan limbah medis maupun nonmedis, serta penerapan manajemen K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Rumah Sakit.

Melalui program nasional IHSS - SIHREN, RSUD Soekarno Babel kini resmi dilengkapi dengan fasilitas Cathlab (Laboratorium Kateterisasi Jantung) dan MRI (Magnetic Resonance Imaging) berspesifikasi tinggi.

Istimewanya, fasilitas canggih ini menjadi satu-satunya dan yang pertama hadir di rumah sakit milik pemerintah yang ada di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Terima kasih kami sampaikan kepada Tim World Bank, AIIB, ADB, dan IsDB, serta Tim Kementerian Kesehatan melalui Proyek IHSS - SIHREN. Dengan semakin lengkapnya layanan di rumah sakit daerah, masyarakat tidak lagi perlu mencari fasilitas kesehatan keluar daerah. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menurunkan angka kematian, memperkuat layanan KJSU dan KIA, serta memastikan program-program Kemenkes dapat berjalan optimal di RSUD Soekarno Babel.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam upaya penguatan layanan kesehatan di daerah. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta mitra internasional menjadi kunci dalam mempercepat peningkatan kualitas fasilitas kesehatan di Bangka Belitung untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang lebih baik, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, rombongan melakukan kunjungan lapangan langsung ke lokasi ruang MRI di lantai dasar Lobby A dan ruangan cathlab di lantai 1 gedung yang sama. Kunjungan ini bertujuan untuk memvalidasi kesiapan peralatan dan aspek teknis lainnya guna memastikan bahwa seluruh kriteria kesiapan telah terpenuhi sebelum melangkah ke tahap kredesiliang BPJS Kesehatan sebelum diumumkan resmi bisa melayani masyarakat, khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

penulis

DWP

fotografer

FPP

editor

AF, AEP