Perkuat Budaya Keselamatan Pasien, RSUD Soekarno Babel Selenggarakan IHT Pencegahan dan Pengendalian Infeksi bagi Jajaran Manajemen

10 September 2026
3 Menit Baca
Detail
Detail
Detail
Detail
Detail
Detail
Detail
Detail

Merawang, BANGKA - Komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan menjamin keselamatan pasien (patient safety) menjadi prioritas utama RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (RSUD Soekarno Babel). Sejalan dengan hal tersebut, melalui Bidang Pendidikan dan Penelitian (Bidang Diklit) menyelenggarakan In House Training (IHT) Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Eko Maulana Ali pada Kamis (10/09/2026).

IHT kali ini menargetkan jajaran manajemen rumah sakit sebagai peserta, mengingat peran strategis manajemen dalam merumuskan kebijakan dan menyediakan sarana prasarana yang mendukung implementasi PPI secara optimal di setiap lini unit pelayanan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya RSUD Soekarno Babel untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian jajaran manajemen terhadap pencegahan dan pengendalian infeksi di lingkungan rumah sakit.

Dalam sambutannya, mewakili Plt. Direktur, Wakil Direktur Pelayanan, H.M. Henri, SKM, M.Si menekankan peran penting PPI di lingkungan rumah sakit. 

"Dalam pelayanan kesehatan, pencegahan infeksi merupakan hal penting. Penerapan PPI yang baik tidak hanya melindungi pasien, tetapi juga tenaga kesehatan, petugas rumah sakit, keluarga pasien, serta pengunjung. Jadi mari kita ikuti dengan sebaik-baiknya kegiatan IHT ini," ujarnya. 

kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber ahli di bidangnya. Materi pertama disampaikan oleh dr. Ida Ayu Made Dewi Mawarni dengan topik "Konsep Dasar Healthcare Associated Infections (HAIs)", yang membahas tuntas tentang jenis-jenis infeksi terkait pelayanan kesehatan dan dampak buruknya.

Pemaparan dilanjutkan oleh Ns. Rosmina BR Sembiring, S.Kep. yang mengulas mendalam tentang "Peran Manajemen dalam Pencegahan dan Pengendalian Infeksi". Materi ini sangat krusial untuk membuka wawasan jajaran manajemen mengenai tanggung jawab dan dukungan nyata yang diperlukan demi terciptanya lingkungan rumah sakit yang aman dari infeksi.

Sebagai narasumber ketiga, Andika Syaputera, S.Kep., Ners. memberikan materi practical mengenai "Kewaspadaan Standar". Beliau menekankan pentingnya kepatuhan terhadap standar kebersihan tangan, penggunaan alat pelindung diri (APD), dan tata kelola lingkungan yang baik sebagai fondasi pencegahan infeksi.

Jalannya diskusi dan interaksi antara narasumber dan peserta dipandu oleh Aryuni Setiyaningrum, S.Kep. selaku moderator, sementara Cicilia Agustini bertindak sebagai Master of Ceremony (MC).

Melalui pelatihan ini, diharapkan segenap jajaran manajemen RSUD Soekarno Babel semakin memiliki persepsi yang sama dan komitmen yang kuat dalam mendukung program PPI. Sinergi antara kebijakan manajemen dan pelaksanaan di lapangan merupakan kunci untuk meminimalisir risiko infeksi, yang pada akhirnya akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan rumah sakit.

Selanjutnya, melalui materi tersebut, peserta diharapkan semakin memahami bahwa pencegahan infeksi merupakan tanggung jawab bersama dan perlu diterapkan secara konsisten dalam setiap proses pelayanan di rumah sakit.

RSUD Soekarno Babel terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan kompetensi sumber daya manusia. Penerapan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi yang baik diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan rumah sakit yang aman, bersih, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat yang mendapatkan pelayanan.

penulis

Dewi Purwati

fotografer

Dewi Purwati

editor

Arbian Eka Putra