Merawang, BANGKA — Komitmen terhadap keselamatan pasien dan tenaga kesehatan terus diperkuat oleh RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Rapat Koordinasi Persiapan Inspeksi Keselamatan Radiasi oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN).
Rapat strategis ini dipimpin langsung jajaran direksi dan dihadiri Wakil Direktur Pelayanan dan Keperawatan, serta Plt. Wakil Direktur Umum dan Keuangan bersama seluruh unsur teknis terkait, di Ruang Rapar Radioterapi pada Selasa (12/05/2026).
Dalam pertemuan tersebut, manajemen rumah sakit melakukan penguatan koordinasi lintas unit guna memastikan seluruh layanan berbasis radiasi berjalan sesuai standar keselamatan dan regulasi nasional. Hadir dalam rapat di antaranya Kepala Bidang Pelayanan Medik, Kepala Bidang Pelayanan Keperawatan, Plt. Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Plt. Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian, Ketua Tim Sarana Medis, Kepala Instalasi Radiologi, Cathlab, Radioterapi, Radiografer, hingga Petugas Proteksi Radiasi (PPR).
Fokus pembahasan meliputi kesiapan administrasi, penguatan prosedur proteksi radiasi, kelayakan sarana pendukung, hingga optimalisasi budaya keselamatan kerja di lingkungan rumah sakit.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya RSUD Soekarno Babel dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang aman, profesional, dan berstandar tinggi, khususnya pada layanan diagnostik dan terapi berbasis teknologi radiasi.
Manajemen RSUD Soekarno Babel menegaskan bahwa keselamatan pasien, tenaga kesehatan, dan lingkungan kerja merupakan prioritas utama dalam setiap pelayanan medis yang diberikan.
Dengan persiapan yang matang dan sinergi seluruh tim, RSUD Soekarno Babel optimistis mampu menghadirkan layanan radiologi dan terapi radiasi yang unggul, aman, serta sesuai ketentuan BAPETEN.