Tingkatkan Mutu dan Layanan Keselamatan Pasien, RSUD Soekarno Babel Gelar In House Training Sasaran Keselamatan Pasien (SKP)

3 November 2026
2 Menit Baca
Detail
Detail
Detail
Detail
Detail
Detail
Detail

Merawang, BANGKA — Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam menjaga standar keselamatan dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (RSUD Soekarno Babel) menggelar kegiatan In House Training (IHT) Sasaran Keselamatan Pasien (SKP), Selasa (03/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Eko Maulana Ali ini diselenggarakan oleh Bidang Pendidikan dan Penelitian (Diklit) bekerja sama dengan Komite Mutu & Keselamatan Pasien. Pelatihan ini diikuti oleh puluhan tenaga kesehatan dan staf pelayanan dari berbagai unit serta ruangan perawatan RSUD Soekarno Babel.

Acara diawali dengan registrasi peserta, safety briefing, serta pembukaan resmi yang diisi dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan doa.

Mewakili Plt. Direktur, Wakil Direktur Pelayanan, H.M. Henri, SKM, M.Si, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya pemahaman dan penerapan prinsip keselamatan pasien oleh seluruh tenaga medis dan non-medis demi memberikan layanan terbaik serta rasa aman bagi pasien dan keluarganya.

"Peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien merupakan prioritas utama di rumah sakit. Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh staf mampu menerapkan standar Sasaran Keselamatan Pasien secara konsisten dalam pelayanan sehari-hari," tegasnya.

Pelatihan IHT SKP ini menghadirkan dua narasumber, yaitu drg. Ivan Salomo Sumarto, Sp.KG, yang menyampaikan materi mengenai sasaran keselamatan pasien, serta Pauziah, AMK, dengan materi insiden keselamatan pasien.

Sebelum materi dimulai, para peserta diminta untuk mengisi pre-test terlebih dahulu. Hal ini bertujuan untuk merefresh kembali pengetahuan bersama dalam upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan. 

Keselamatan pasien merupakan tanggung jawab seluruh tenaga kesehatan dan unsur pelayanan rumah sakit. Penerapan prosedur keselamatan secara konsisten, komunikasi yang efektif, serta pelaporan insiden secara tepat menjadi bagian penting dalam mencegah risiko dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sesi pemaparan materi diselingi dengan diskusi dan tanya jawab interaktif yang dipandu oleh moderator dr. Baiq Watik Widya R.J., M.Sc., Sp.A. Para peserta tampak antusias mendalami penanganan keselamatan pasien serta langkah antisipasi insiden pelayanan di rumah sakit.

Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan penguatan pemahaman mengenai pentingnya penerapan sasaran keselamatan pasien dalam setiap proses pelayanan, serta peningkatan kewaspadaan terhadap potensi insiden yang dapat terjadi di lingkungan rumah sakit.

RSUD Soekarno Babel terus berupaya memperkuat budaya keselamatan (safety culture) dan memberikan pelayanan kesehatan paripurna yang aman, bermutu, serta terpercaya bagi seluruh masyarakat. Pelaksanaan pelatihan ini juga menjadi salah satu langkah RSUD Soekarno Babel dalam membangun budaya keselamatan pasien yang berkelanjutan, sekaligus mendukung upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan yang aman, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

penulis

Dewi Purwati

fotografer

Dewi Purwati

editor

Arbian Eka Putra