Merawang, BANGKA – RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (RSUD Soekarno Babel) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat struktur tata kelola organisasi. Memasuki hari kedua, Selasa (24/02/2026), kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Risiko yang dipandu oleh Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berjalan dengan lancar di Ruang Pertemuan Eko Maulana Ali (Malcen).
Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian program penguatan sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) di lingkungan rumah sakit. Fokus utama pada hari kedua ini adalah pendalaman strategi implementasi mitigasi risiko di tiap unit kerja guna memastikan standar pelayanan publik tetap terjaga dengan kualitas tinggi.
Melalui Bimtek ini, diharapkan RSUD Soekarno Babel dapat terus meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat dengan standar operasional yang lebih aman dan terukur. Mampu mengantisipasi berbagai tantangan secara dini, sehingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat Bangka Belitung menjadi lebih responsif, efisien, dan profesional.
Manajemen risiko bukan hanya tentang menghindari masalah, tetapi tentang kesiapan untuk memberikan pelayanan terbaik di tengah berbagai tantangan. Penerapan manajemen risiko yang tepat adalah kunci dalam menjaga keberlangsungan layanan kesehatan yang bermutu dan aman bagi pasien.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Direktur Sarpras dan Pengembangan TI, dr. Irma Wirdhani, seluruh Kepala Bidang/Bagian, seluruh Ketua Tim serta perwakilan staf RSUD Soekarno Babel.