MATANGKAN PERSIAPAN AKREDITASI RUMAH SAKIT, RSUD SOEKARNO BABEL GELAR BIMTEK AKREDITASI DARI LAM-KPRS

7 Oktober 2026
3 Menit Baca
Detail
Detail
Detail
Detail
Detail
Detail
Detail

Merawang, BANGKA – RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (RSUD Soekarno Babel) menggelar bimbingan teknis (bimtek) menuju akreditasi di Ruang Pertemuan Eko Maulana Ali, pada Rabu hingga Jumat (7–10/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan seluruh unit pelayanan agar memenuhi standar akreditasi sekaligus meningkatkan mutu layanan kesehatan.

Dalam kegiatan tersebut, RSUD Soekarno Babel menghadirkan narasumber Surveyor Pembimbing dari Lembaga Akreditasi Mutu dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit (LAM-KPRS) yakni Dr. Ns. Endro Haksara, S.Kep, M.Kep, FISQua selaku koordinator, Bersama NS. Benedikta Betty Bawaningtyas, S.Kep., M.M., FISQua dan Dr. dr. Cidy Elfira Boom, Sp.An., KAKV., KAP.

Plt. Direktur RSUD Soekarno Babel, dr. Ria Agustine, M.Kes menyampaikan apresiasi atas kehadiran narasumber dari LAM-KPRS yang telah bersedia berbagi pengalaman dan memberikan pendampingan kepada jajaran rumah sakit dalam menghadapi proses akreditasi mendatang.

“Saya berharap seluruh peserta mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh sehingga mampu memahami standar akreditasi yang harus diterapkan di masing-masing unit pelayanan,” harapnya.

dr. Ria Agustine, M.Kes menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada narasumber dari LAM-KPRS yang telah berkenan memberikan pendampingan kepada RSUD Soekarno Babel. 

“Semoga kegiatan ini menjadi bekal bagi seluruh peserta untuk meningkatkan pemahaman terhadap standar akreditasi sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Surveyor Pembimbing dari LAM-KPRS, Dr. Ns. Endro Haksara, S.Kep, M.Kep, FISQua menyampaikan, bimbingan ini merupakan diskusi bersama tentang mutu layanan rumah sakit yang diberikan pada pasien dan keluarga. Petugas harus mampu membuktikan standar pelayanan rumah sakit yang sudah ditentukan, apakah regulasi sudah di implementasikan di lapangan.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman, kesiapan dan kompetensi seluruh peserta dalam menghadapi proses Akreditasi Rumah Sakit. Selain itu, bimbingan teknis diharapkan mampu memperkuat sinergi antar unit dalam menerapkan standar pelayanan yang berorientasi pada mutu dan keselamatan pasien,” tegasnya.

Tim surveyor pembimbing bertugas memberikan bimbingan, arahan dan pendampingan secara komprehensif kepada seluruh peserta mengenai implementasi standar akreditasi rumah sakit berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan No. HK.01.07/MENKES/1596/2024 tentang Standar Akreditasi Rumah Sakit dan Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan No. HK.02.02/D/47104/2024 tentang Instrumen Survei AKridtasi Rumah Sakit. 

Dalam kegiatan tersebut, Surveyor Pembimbing yang memberikan pendampingan dibagi menjadi 3 kelompok kerja (Pokja). Kelompok 1 dipandu oleh Dr. Ns. Endro Haksara, S.Kep, M.Kep, FISQua bersama Pokja Tata Kelola Rumah Sakit (TKRS), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Komunikasi dan Edukasi (KE), Sasaran Keselamatan Pasien (SKP), dan Pendidikan dalam Pelayanan Kesehatan (PPK). 

Kelompok 2 dipandu oleh NS. Benedikta Betty Bawaningtyas, S.Kep., M.M., FISQua bersama pokja Kualifikasi dan Pendidikan Staf (KPS), Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat (PKPO), Manajemen Rekam Medik dan Informasi Kesehatan (MRMIK), Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK), dan Program Nasional (PROGNAS).

Sedangkan kelompok 3 dipandu oleh Dr. dr. Cidy Elfira Boom, Sp.An., KAKV., KAP. bersama pokja Akses dan Kontinuitas Pelayanan (AKP), Pengkajian Pasien (PP), Pelayanan dan Asuhan Pasien (PAP), Pelayanan Anestesi dan Bedah (PAB), dan Hak Pasien dan Keluarga (HPK).

Melalui bimtek ini, peserta dibekali berbagai materi terkait penerapan standar akreditasi rumah sakit, penguatan budaya mutu, peningkatan keselamatan pasien serta penyelarasan implementasi standar di seluruh unit pelayanan.

Dengan persiapan yang dilakukan sejak dini, RSUD Soekarno Babel optimistis dapat menghadapi proses akreditasi dengan lebih baik serta terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang profesional, aman dan berkesinambungan bagi masyarakat Bangka Belitung.

penulis

Dewi Purwati

fotografer

Dewi Purwati

editor

Arbian Eka Putra