Merawang, BANGKA — RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (RSUD Soekarno Babel) terus berupaya secara berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pelayanan klinis dan menjamin keselamatan pasien (patient safety) dan berkomitmen meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui pelaksanaan In House Training (IHT) Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat (PKPO) di lingkungan RSUD Soekarno Babel, bertempat di Ruang Pertemuan Eko Maulana Ali, pada Senin (05/10/2026).
Pelayanan kefarmasian dan penggunaan obat (PKPO) merupakan komponen yang penting dalam pengobatan simtomatik, preventif, kuratif, paliatif, dan rehabilitatif terhadap penyakit dan berbagai kondisi, serta mencakup sistem dan proses yang digunakan rumah sakit dalam memberikan farmakoterapi kepada pasien. Pelayanan kefarmasian dilakukan secara multidisiplin dalam koordinasi para staf di rumah sakit.
Kegiatan yang berlangsung intensif ini diikuti sebanyak 25 orang petugas farmasi RSUD Soekarno Babel terdiri dari para apoteker serta tenaga teknis kefarmasian yang menjadi garda terdepan dalam rantai pengelolaan obat di rumah sakit.
Mewakili Plt. Direktur RSUD Soekarno Babel, Wakil Direktur Pelayanan, H.M. Henri, SKM, M.Si menegaskan bahwa PKPO merupakan salah satu pilar krusial dalam penilaian akreditasi, di mana ketepatan regulasi dan implementasi di lapangan harus berjalan selaras. Melalui IHT ini, seluruh peserta dibekali dengan pemahaman mendalam mulai dari proses seleksi, pengadaan, penyimpanan, peresepan, penyediaan, hingga pemantauan efek samping obat, guna meminimalkan risiko kesalahan pengobatan (medication error) di setiap alur pelayanan.
IHT PKPO menghadirkan sejumlah narasumber dari tenaga kefarmasian RSUD Soekarno Babel. Materi yang diberikan meliputi Dispensing Kegiatan Steril yang disampaikan oleh Odi Saputra, S.Farm., Apt., Pengeluaran Sediaan Non Steril oleh Media Septriana, S.Farm., Apt., serta Medication Safety oleh Ane Dectiana, S.Farm., Apt.. Kegiatan juga dipandu oleh moderator yakni Endang Kumalasari, S.Si., Apt..
Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada penyampaian materi teoretis, tetapi juga diisi dengan diskusi interaktif dan simulasi penanganan obat-obatan berkewaspadaan tinggi (high-alert medications), termasuk pengelolaan obat narkotika dan psikotropika sesuai standar terbaru. Dengan adanya penyegaran dan penyelarasan persepsi antarprofesi ini, diharapkan tercipta kolaborasi interprofesional yang solid dan patuh terhadap standar prosedur operasional (SPO) yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, para petugas farmasi diharapkan dapat terus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman dalam memberikan pelayanan kefarmasian yang aman, bermutu, dan sesuai dengan standar yang berlaku. Peningkatan kompetensi tenaga kesehatan menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan rumah sakit. Dengan petugas yang kompeten dan profesional, diharapkan pelayanan kefarmasian dapat semakin optimal serta memberikan rasa aman bagi pasien dalam memperoleh dan menggunakan obat.
RSUD Soekarno Babel berkomitmen penuh untuk terus memfasilitasi peningkatan kompetensi SDM secara berkala. Melalui keberhasilan pelaksanaan IHT PKPO ini, rumah sakit optimistis dapat terus menghadirkan sistem pelayanan kefarmasian yang aman, bermutu tinggi, dan senantiasa tepercaya dalam memberikan asuhan terbaik bagi seluruh masyarakat Bangka Belitung dan sekitarnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Direktur SDM, Plt. Wakil Direktur Umum dan Keuangan, Plt. Kepala Bidang Pelayanan Penunjang, Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan, serta Ketua Tim dan Staf Bidang Pendidikan dan Pelatihan.