Merawang, BANGKA – RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (RSUD Soekarno Babel) terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui pelaksanaan In House Training (IHT) Komunikasi, Service Excellent dan Handling Complaint for Health Professionals, yang berlangsung di Ruang Pertemuan Gedung Eko Maulana Ali, pada Selasa (13/10/2026).
Pelatihan ini menjadi salah satu upaya rumah sakit dalam memperkuat kompetensi sumber daya manusia, khususnya dalam membangun komunikasi yang efektif, memberikan pelayanan prima, serta menangani keluhan pasien dan keluarga secara profesional.
Dalam pelayanan kesehatan, kemampuan tenaga kesehatan dan petugas rumah sakit dalam berkomunikasi memiliki peran penting. Pasien tidak hanya membutuhkan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat, tetapi juga membutuhkan informasi yang jelas, sikap yang ramah, perhatian, serta rasa aman selama menjalani perawatan.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Direktur Pelayanan, H.M. Henri, SKM, M.Si, yang hadir mewakili Plt. Direktur RSUD Soekarno Babel.
Dalam sambutannya, H.M. Henri menyampaikan pelatihan komunikasi pelayanan prima memiliki peran penting dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus membangun pola pikir pegawai agar mampu memberikan layanan yang ramah, cepat, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Menurutnya, pelayanan publik bukan sekedar kewajiban administratif, melainkan bentuk nyata integritas OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang langsung dirasakan masyarakat.
"Pelayanan prima adalah cerminan kualitas OPD. Karena itu, seluruh petugas layanan harus mampu memberikan kesan positif melalui sikap profesional, responsif, dan humanis," ujarnya.
Pelatihan tersebut menghadirkan Trainer dan Konsultan Indonesian Health Training Center, Dr. Tri Novia, S.Kep., Ners., MM., M.I.Kom, sebagai narasumber utama.
Dalam sesi materi, peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknik komunikasi publik, penanganan komplain secara persuasif, hingga pentingnya bahasa tubuh dan etika pelayanan dalam membangun kenyamanan masyarakat.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bidang Pendidikan dan Penelitian (Bidang Diklit) ini dilaksanakan dalam 2 hari pelaksanaan pada 13-14 Oktober 2026 mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Peserta dibagi kedalam 2 gelombang yang terdiri dari tenaga kesehatan dan tenaga non-kesehatan yang berjumlah 90 orang peserta.
Peserta terdiri dari perwakilan dari dokter umum, perawat, bidan, farmasi, petugas laboratorium Patologi Klinik dan Laboratorium Patologi Anatomi, radiologi, promosi kesehatan, instalasi rekam medis, security, cleaning servis, staf bidang pelayanan medik, bidang pelayanan keperawatan, bidang pelayanan penunjang, bidang humas dan kemitraan, bidang sumber daya manusia, bagian keuangan, dan bagian perencanaan.
Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dalam menyampaikan informasi dengan bahasa yang mudah dipahami, mendengarkan kebutuhan pasien, menunjukkan empati, serta merespons pertanyaan maupun keluhan secara tepat dan santun.
Penanganan keluhan juga menjadi bagian penting dalam peningkatan mutu pelayanan. Setiap keluhan yang disampaikan pasien maupun keluarga merupakan masukan berharga bagi rumah sakit untuk mengevaluasi pelayanan, mengidentifikasi kendala, dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan. Dengan penanganan yang baik, permasalahan dapat dikomunikasikan secara lebih terbuka sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit dapat terus dibangun.
Pelaksanaan IHT ini sejalan dengan komitmen RSUD Soekarno Babel untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada kesembuhan pasien, tetapi juga mengedepankan keramahan, profesionalisme, keselamatan, dan kenyamanan. Peningkatan kompetensi petugas diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui pengalaman pelayanan yang lebih baik.
RSUD Soekarno Babel berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan dalam aktivitas pelayanan sehari-hari. Dengan komunikasi yang baik, pelayanan yang responsif, dan penanganan keluhan yang tepat, rumah sakit terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas serta memenuhi harapan masyarakat.
Pelayanan yang baik dimulai dari komunikasi yang baik. Bersama, kita wujudkan pelayanan kesehatan yang ramah, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.