Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Kondisi Darurat, RSUD Soekarno Babel Gelar In House Training Bantuan Hidup Dasar (BHD) Bagi Pegawai Non-Nakes

28 September 2026
3 Menit Baca
Detail
Detail
Detail
Detail
Detail
Detail
Detail
Detail
Detail

Merawang, BANGKA - RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (RSUD Soekarno Babel) menggelar kegiatan In House Training (IHT) Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi tenaga non-kesehatan (non-nakes) yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Gedung Eko Maulana Ali pada Senin (28/9/2026).  

Bantuan Hidup Dasar merupakan pengetahuan dan keterampilan penting yang perlu dipahami, khususnya bagi pegawai lingkungan rumah sakit. Dalam kondisi tertentu, tindakan pertolongan awal yang dilakukan dengan cepat dan tepat dapat membantu mempertahankan kondisi korban sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut dari tenaga kesehatan.

Kegiatan pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Plt. Direktur RSUD Soekarno Babel, dr. Ria Agustine, M. Kes dan diikuti oleh peserta Gelombang 1 sebanyak 50 orang peserta. 

Dalam sambutannya, Plt. Direktur menegaskan bahwa penanganan kegawatdaruratan medis tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga medis semata, melainkan seluruh elemen pegawai di lingkungan rumah sakit. 

"Menjadi pegawai rumah sakit, sudah seharusnya kita memahami kondisi darurat yang membutuhkan kecepatan penanganan apalagi jika terjadi didekat kita. Melalui pelatihan BHD ini, seluruh staf Non-Nakes seperti tenaga administrasi, keamanan, hingga petugas penunjang, diharapkan memiliki kesiapsiagaan, pemahaman, dan keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan pertama pada kondisi gawat darurat sebelum penanganan medis lebih lanjut dilakukan," ujarnya.

Plt. Direktur juga mengajak seluruh peserta untuk bersungguh-sungguh mempelajari semua hal yang disampaikan oleh para narasumber.  

Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman dan kompeten di bidangnya, yaitu dr. Halim, Sp.An(K), Eko Agus Ridwanto, AMK, Saurna Parholong, S.Kep., Ners., dan Rosidi, S.Kep., Ns.

Materi yang diberikan berfokus pada Bantuan Hidup Dasar bagi non-nakes, sehingga peserta mendapatkan pemahaman dan keterampilan dasar yang dapat diterapkan ketika menghadapi kondisi kegawatdaruratan.

Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman secara teori, tetapi juga diarahkan untuk mengenali kondisi kegawatdaruratan dan memahami langkah-langkah dasar pertolongan yang tepat. Dengan demikian, diharapkan terbentuk kesiapsiagaan seluruh unsur di lingkungan rumah sakit dalam mendukung keselamatan pasien maupun pengunjung.

Pelaksanaan IHT BHD juga menjadi bagian dari komitmen RSUD Soekarno Babel dalam meningkatkan mutu pelayanan, keselamatan pasien, peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan, serta kompetensi sumber daya manusia (SDM) di lingkungan rumah sakit sehingga mampu menghadirkan pelayanan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan pasien. 

Kegiatan IHT BHD dilaksanakan dalam dua gelombang, yakni Senin, 28 September 2026 untuk Gelombang 1 dan Selasa, 29 September 2026 untuk Gelombang 2 dengan jumlah total peserta non-nakes sebanyak 100 orang. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran manajemen RSUD Soekarno Babel, antara lain Wakil Direktur Pelayanan, H.M. Henri, SKM, M.Si, Plt. Wakil Direktur Umum dan Keuangan, Darmoris, SKM, M.Kes, Wakil Direktur SDM, Martha Cahyadinata, S.E., M.M., Kepala Bidang Pendidikan dan Penelitian, Husaini, SKM, dan tim manajemen lainnya.

penulis

Dewi Purwati

fotografer

Syawalia Pramita Dewi

editor

Arbian Eka Putra