TINGKATKAN KOMPETENSI TENAGA KESEHATAN, RSUD SOEKARNO BABEL GELAR IN HOUSE TRAINING (IHT) EARLY WARNING SYSTEM (EWS), AKTIVASI CODE BLUE, DAN MANAJEMEN NYERI

30 September 2026
3 Menit Baca
Detail
Detail
Detail
Detail
Detail
Detail
Detail
Detail

Merawang, BANGKA - RSUD Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (RSUD Soekarno Babel) kembali melaksanakan kegiatan peningkatan kompetensi bagi tenaga kesehatan melalui In-House Training (IHT) tentang Early Warning System (EWS), Aktivasi Code Blue, dan Manajemen Nyeri di Ruang Pertemuan Eko Maulana Ali, Rabu (30/09/2026).

Melalui Bidang Pendidikan dan Penelitian (Diklit) RSUD Soekarno Babel, Penyelenggaraan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya rumah sakit dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesiapsiagaan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya Tenaga Kesehatan (Nakes) dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada pasien.

Dalam sambutannya, mewakili Plt. Direktur, Wakil Direktur Pelayanan H.M. Henri, SKM, M.Si menyampaikan kegiatan IHT ini dilaksanakan dalam rangka merefresh kembali pengetahuan para nakes sekaligus menambah insight baru dalam memberikan asuhan keperawatan bagi pasien yang membutuhkan perawatan. 

"Ilmu pengetahun semakin meningkat dari waktu ke waktu. Sudah tugas kita bersama untuk kembali merefresh pengetahuan, juga menambah pengetahuan, keterampilan dan skill agar dapat melakukan manajamen pelayanan kesehatan yang semakin baik dan optimal kepada masyarakat. Untuk itu, para peserta silahkan ikuti dengan sebaik mungkin, manfaatkan moment ini untuk mendapatkan banyak ilmu dari para narasumber materi hari ini agar jadi bekal dalam memberikan asuhan keperawatan yang maksimal kepada masyarakat," ujarnya. 

H.M. Henri, SKM, M.Si berharap dalam pelaksanaan IHT ini, kedepannya seluruh nakes yang bekerja di lingkungan RSUD Soekarno Babel akan selalu siap menghadapi segala macam kemungkinan kejadian darurat, sehingga secara tidak langsung dapat meningkatkan mutu layanan Kesehatan kepada para pasien yang membutuhkan.

IHT kali ini menghadirkan sejumlah materi yang memiliki peran penting dalam mendukung keselamatan pasien. Materi Manajemen Nyeri disampaikan oleh dr. Imam Irfani, Sp.N, sedangkan materi Aktivasi Code Blue disampaikan oleh Wiwing Setiono, S.Kep., Ners. Sementara itu, materi Early Warning System (EWS) disampaikan oleh Saurma Parholong, S.Kep., Ners. Kegiatan dipandu oleh Tiur Yulianta Simamora, S.Kep, Ners,M.N.Sc selaku moderator.

Melalui materi Early Warning System, peserta mendapatkan penguatan mengenai pentingnya mengenali perubahan kondisi pasien secara dini sehingga dapat dilakukan pemantauan dan respons yang tepat. Sementara materi aktivasi Code Blue memberikan penguatan terhadap kesiapsiagaan tim dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan yang membutuhkan respons cepat dan terkoordinasi.

Selain itu, materi manajemen nyeri menjadi bagian penting dalam peningkatan mutu pelayanan karena pengelolaan nyeri yang tepat merupakan salah satu aspek dalam memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pemahaman peserta secara teori, tetapi juga memperkuat kesiapan dalam menerapkan pengetahuan tersebut di lingkungan kerja. Dengan peningkatan kompetensi secara berkelanjutan, tenaga kesehatan di RSUD Soekarno Babel diharapkan semakin siap memberikan respons yang cepat, tepat, dan terkoordinasi sesuai dengan kebutuhan pasien.

Pelaksanaan IHT ini dihadiri oleh Plt. Wakil Direktur Umum dan Keuangan, Darmoris, SKM, M.Kes, Kepala Bidang Pendidikan dan Penelitian, Husaini, SKM, Ketua Tim dan staf Bidang Diklit, narasumber, serta seluruh peserta IHT.

 

penulis

Dewi Purwati

fotografer

Dewi Purwati

editor

Arbian Eka Putra