Tingkatkan Kesiapsiagaan Perawat, RSUD Soekarno Babel Gelar Pelatihan BTCLS

21 September 2026
3 Menit Baca
Detail
Detail
Detail
Detail
Detail
Detail
Detail
Detail
Detail

Merawang, BANGKA - Guna meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan tenaga medis dalam menangani situasi gawat darurat, RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (RSUD Soekarno Babel) menggelar Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) bagi para perawat yang bertugas di lingkungan rumah sakit. Kegiatan berlangsung di Ruang Pelayanan Onkologi Obgyn, Senin (21/09/2026). 

Pelatihan BTCLS merupakan salah satu bentuk pengembangan kompetensi perawat, khususnya dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan. Kegiatan ini memberikan pembekalan mengenai penanganan awal pada pasien dengan kondisi trauma maupun gangguan jantung yang membutuhkan tindakan cepat dan tepat.

Dalam pelayanan rumah sakit, kemampuan tenaga kesehatan dalam mengenali kondisi kegawatdaruratan menjadi hal yang sangat penting. Perawat sebagai salah satu tenaga kesehatan yang berada di garis depan pelayanan dituntut mampu memberikan pertolongan sesuai prosedur ketika menghadapi pasien dalam kondisi kritis.

Mewakili Plt. Direktur, Wakil Direktur Sumber Daya Manusia (Wadir SDM), Martha Cahyadinata, SE, MM, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen berkelanjutan rumah sakit dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien (patient safety).

"Perawat adalah garda terdepan yang paling sering berinteraksi langsung dengan pasien. Dengan pemahaman BTCLS yang kuat dan terstandarisasi, kami memastikan setiap perawat memiliki respon time yang cepat serta tindakan yang tepat saat menghadapi kondisi darurat," ujarnya.

Selanjutnya, Wadir SDM juga mengingatkan kepada para peserta untuk mengikuti pelatihan dengan bersungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan pelatihan sebagai wadah menambah ilmu dan keterampilan sehingga melahirkan lebih banyak para perawat profesional di RSUD Soekarno Babel. 

Pelatihan ini menghadirkan fasilitator/instruktur Pelatihan BTCLS berpengalaman dari Lembaga Pelatihan Kesehatan Emergency Medical Training Sembilan Satu Satu (Emergency Medical Training 911) Jakarta, sebanyak 7 orang dalam sesi offline dan 5 orang dalam sesi online. Sebelumnya, Pelatihan BTCLS telah diselenggarakan secara online pada tanggal 14-16 September 2026 dengan peserta sebanyak 50 orang pada gelombang 1 dan dibagi menjadi 2 kelas. 

Pelatihan dilanjutkan dengan sesi offline secara intensif selama 2 hari hingga tanggal 22 September ini bertujuan untuk memperbarui pengetahuan serta mengasah keterampilan teknis perawat dalam memberikan pertolongan pertama pada pasien yang mengalami cedera trauma maupun gangguan sistem kardiovaskular. 

Pelaksanaan pelatihan tidak hanya berfokus pada pengetahuan teori, tetapi juga keterampilan praktik. Para peserta mendapatkan materi sekaligus praktik mengenai penanganan kegawatdaruratan. Peserta juga dilatih untuk meningkatkan kemampuan dalam melakukan bantuan hidup dasar, penanganan trauma, serta penanganan kondisi kegawatdaruratan jantung dan sirkulasi.

Melalui simulasi kasus dan pemaparan materi terkini, seluruh peserta dibekali penanganan airway management, resusitasi jantung paru (RJP), hingga pemantauan kondisi kritis. Dengan demikian, peserta diharapkan dapat memahami langkah-langkah penanganan secara lebih baik dan mampu menerapkannya ketika menghadapi situasi kegawatdaruratan di lingkungan kerja.

Dengan digelarnya pelatihan BTCLS ini, RSUD Soekarno Babel berharap kualitas layanan kegawatdaruratan semakin optimal, sekaligus memberikan rasa aman dan kepercayaan lebih bagi masyarakat Bangka Belitung yang membutuhkan penanganan medis secara cepat dan profesional.

penulis

Dewi Purwati

fotografer

Firman Pratama Putra

editor

Arbian Eka Putra