DETEKSI DINI DAN PENANGANAN STROKE MELALUI METODE SEGERA KE RS SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN MORBIDITAS DAN MORTALITAS

29 Juni 2026
4 Menit Baca
230 Views
DETEKSI DINI DAN PENANGANAN STROKE MELALUI METODE SEGERA KE RS SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN MORBIDITAS DAN MORTALITAS

Pengertian Stroke

Stroke merupakan suatu sindrom klinis yang ditandai dengan timbulnya gangguan fungsi neurologis secara mendadak akibat gangguan aliran darah ke otak, baik karena sumbatan maupun pecahnya pembuluh darah. Gangguan tersebut menyebabkan kerusakan jaringan otak sehingga dapat menimbulkan kecacatan permanen bahkan kematian apabila tidak segera ditangani (World Stroke Organization, 2022).

Menurut American Heart Association (AHA), stroke adalah keadaan darurat medis yang memerlukan diagnosis dan penanganan segera untuk meminimalkan kerusakan jaringan otak serta meningkatkan peluang kesembuhan pasien (Powers et al., 2019).

Menurut Brunner & Suddarth, stroke merupakan kehilangan fungsi neurologis yang terjadi secara akut akibat terganggunya perfusi serebral, baik oleh proses iskemik maupun perdarahan intrakranial (Hinkle & Cheever, 2022).

Klasifikasi Stroke

Stroke dibedakan menjadi dua jenis utama, yaitu stroke iskemik dan stroke hemoragik.

1. Stroke Iskemik

Stroke iskemik merupakan jenis stroke yang paling sering terjadi, yaitu sekitar 85% dari seluruh kasus stroke. Stroke ini disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah otak akibat trombus maupun embolus sehingga suplai oksigen dan nutrisi menuju jaringan otak terganggu (Powers et al., 2019).

Menurut World Stroke Organization (2022), semakin lama sumbatan terjadi maka semakin luas jaringan otak yang mengalami infark sehingga penanganan harus dilakukan sesegera mungkin.

2. Stroke Hemoragik

Stroke hemoragik terjadi akibat pecahnya pembuluh darah di dalam otak sehingga darah keluar ke jaringan otak atau ruang subaraknoid. Kondisi ini menyebabkan peningkatan tekanan intrakranial, edema serebri, serta kerusakan jaringan otak yang cepat (Greenberg, 2023).

Hipertensi kronis merupakan faktor risiko utama stroke hemoragik karena menyebabkan kelemahan pada dinding pembuluh darah otak (American Heart Association, 2024).

Deteksi Dini Stroke

Deteksi dini stroke merupakan proses mengenali tanda dan gejala awal stroke sehingga pasien dapat segera memperoleh pelayanan medis. Pengenalan gejala sejak dini sangat penting karena terapi reperfusi pada stroke iskemik memiliki batas waktu tertentu sehingga keterlambatan akan meningkatkan angka kecacatan dan kematian (Powers et al., 2019).

World Stroke Organization (2022) menegaskan bahwa edukasi masyarakat mengenai gejala stroke mampu meningkatkan peluang pasien datang ke rumah sakit dalam waktu emas (golden period).

 

Metode SeGeRa Ke RS

Metode SeGeRa Ke RS merupakan media edukasi kesehatan yang dikembangkan di Indonesia sebagai adaptasi metode FAST (Face, Arm, Speech, Time). Akronim ini bertujuan mempermudah masyarakat mengenali gejala stroke secara cepat sehingga pasien segera dibawa ke rumah sakit.

Komponen metode SeGeRa Ke RS meliputi:

Se (Senyum) → wajah tampak tidak simetris.

Ge (Gerak) → kelemahan salah satu sisi tubuh.

Ra (Bicara) → bicara pelo atau sulit berbicara.

Ke (Kebas) → mati rasa pada salah satu sisi tubuh.

R (Rabun) → gangguan penglihatan mendadak.

S (Sakit kepala) → nyeri kepala hebat yang muncul tiba-tiba.

Metode ini diperkenalkan sebagai bentuk adaptasi lokal agar masyarakat Indonesia lebih mudah mengingat tanda-tanda stroke dan segera mencari pertolongan medis (Yombana, 2023).

 

Penanganan Awal Stroke

Penanganan awal stroke merupakan serangkaian tindakan kegawatdaruratan yang dilakukan sejak pasien ditemukan hingga memperoleh terapi definitif di rumah sakit. Tujuan utama penanganan awal adalah mempertahankan fungsi vital, mencegah kerusakan otak lebih lanjut, serta mempercepat pasien mendapatkan terapi sesuai jenis stroke (Powers et al., 2019).

Menurut American Heart Association (2024), setiap pasien dengan dugaan stroke harus segera dibawa ke rumah sakit yang memiliki fasilitas penanganan stroke tanpa menunggu gejala membaik.

 

Prinsip "Time is Brain"

Istilah Time is Brain menggambarkan bahwa setiap menit keterlambatan penanganan stroke menyebabkan hilangnya sekitar 1,9 juta neuron, 14 miliar sinapsis, dan sekitar 12 km serabut mielin. Oleh karena itu, kecepatan diagnosis dan terapi sangat menentukan luaran klinis pasien (Saver, 2006).

Prinsip ini menjadi dasar seluruh pedoman internasional dalam penanganan stroke akut.

 

Pencegahan Stroke

Pencegahan stroke merupakan upaya mengurangi risiko terjadinya stroke pertama maupun stroke berulang melalui pengendalian faktor risiko yang dapat dimodifikasi seperti hipertensi, diabetes melitus, dislipidemia, obesitas, merokok, dan kurang aktivitas fisik (Kleindorfer et al., 2021).

World Stroke Organization (2022) menyatakan bahwa sekitar 90% kejadian stroke berhubungan dengan faktor risiko yang sebenarnya dapat dicegah melalui perubahan gaya hidup dan pengendalian penyakit kronis.

 

 

 

 

Daftar Pustaka

American Heart Association. (2024). Stroke symptoms and warning signs. https://www.heart.org

Greenberg, M. S. (2023). Handbook of neurosurgery (10th ed.). Thieme.

Hinkle, J. L., & Cheever, K. H. (2022). Brunner & Suddarth's textbook of medical-surgical nursing (15th ed.). Wolters Kluwer.

Kleindorfer, D. O., Towfighi, A., Chaturvedi, S., Cockroft, K. M., Gutierrez, J., Lombardi-Hill, D., ... American Heart Association/American Stroke Association. (2021). 2021 guideline for the prevention of stroke in patients with stroke and transient ischemic attack. Stroke, 52(7), e364–e467. https://doi.org/10.1161/STR.0000000000000375

Powers, W. J., Rabinstein, A. A., Ackerson, T., Adeoye, O. M., Bambakidis, N. C., Becker, K., et al. (2019). 2019 update to the 2018 guidelines for the early management of acute ischemic stroke. Stroke, 50(12), e344–e418. https://doi.org/10.1161/STR.0000000000000211

Saver, J. L. (2006). Time is brain—Quantified. Stroke, 37(1), 263–266. https://doi.org/10.1161/01.STR.0000196957.55928.ab

World Stroke Organization. (2022). Global stroke fact sheet 2022. https://www.world-stroke.org

Yombana, Z. (2023). SeGeRa Ke RS: Metode mengenali gejala stroke pada masyarakat Indonesia. Dipublikasikan melalui edukasi Hari Stroke Sedunia dan dilaporkan oleh Antara News.

Penulis

Hurairo, A.Md.Kep

ARTIKEL TERKAIT

Thumb

Latihan Gerak Sendi (Range of Motion ROM) Pasca Stroke untuk Meningkatkan Kemandirian Pasien

7 Jul 2026
Thumb

Pencegahan Hipertensi: Langkah Sederhana untuk Menjaga Tekanan Darah Tetap Normal

3 Jul 2026
Thumb

DETEKSI DINI DAN PENANGANAN STROKE MELALUI METODE SEGERA KE RS SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN MORBIDITAS DAN MORTALITAS

29 Jun 2026
Thumb

Tetap Bugar dan Bahagia: Tips Hidup Sehat untuk Lansia Selama di Rumah Sakit

17 Jun 2026
Thumb

CAMPAK DAN PENCEGAHAN SERTA PENGENDALIAN INFEKSI (PPI)

6 Apr 2026
Thumb

MANFAAT PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI DI RUMAH SAKIT

1 Apr 2026
Thumb

MANFAAT MASKER NON MEDIS (MASKER KAIN) BAGI MASYARAKAT

9 Mar 2026
Thumb

KENALI DAN WASPADA GEJALA ANEMIA PADA IBU HAMIL

31 Des 2022
Thumb

HIDUP SEHAT TANPA ROKOK

6 Jun 2022
Thumb

WASPADA VARIAN OMICRON COVID-19

23 Feb 2022
Thumb

Semarak HKN , Sehat Negriku Tumbuh Indonesiaku

15 Nov 2021
Thumb

Kenali Gejala Osteoporosis Sejak Dini

25 Okt 2021
Thumb

MELESTARIKAN KEBIASAAN MENCUCI TANGAN PAKAI SABUN

18 Okt 2021
Thumb

Peregangan di Sela-Sela Waktu Kerja

18 Okt 2021
Thumb

TETAP JAGA KESEHATAN JANTUNG DI MASA PANDEMI COVID 19

1 Okt 2021
Thumb

MEMAHAMI SATURASI KRITIS PADA PASIEN COVID-19

1 Sep 2021
Thumb

TETAP TENANG ATASI KIPI SETELAH VAKSIN MODERNA

1 Sep 2021
Thumb

GIZI SEIMBANG SAAT PANDEMI

26 Jul 2021
Thumb

MENGENAL PROTOKOL KESEHATAN 5M UNTUK CEGAH COVID-19

12 Jul 2021
Thumb

Ibu Positif Covid 19 Tetap Bisa Menyusui

5 Jul 2021
Thumb

ANCAMAN NARKOBA DI TENGAH PANDEMI

21 Jun 2021
Thumb

WASPADAI DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) BERSAMA 3M PLUS

15 Jun 2021
Thumb

UNTUK APA VAKSINASI COVID-19?

11 Jun 2021
Thumb

TIPS LANSIA SEHAT DI MASA PANDEMI COVID-19

9 Jun 2021
Thumb

AYO CUCI TANGAN PAKAI SABUN DENGAN BAIK DAN BENAR

8 Jun 2021
Thumb

KENALI ETIKA BATUK AGAR TIDAK MENULARKAN PENYAKIT

8 Jun 2021
Thumb

PROMOSI KESEHATAN MENUJU ADAPTASI KEBIASAAN BARU DI ERA PANDEMI COVID-19

3 Jun 2021
Thumb

HARI TANPA TEMBAKAU SEDUNIA, COMMIT TO QUIT

3 Jun 2021